Sultantangsel.id
Beranda Teknologi Program Pelatihan Digital 2026 Siap Dukung Perempuan Tingkatkan Keahlian Teknologi Baru

Program Pelatihan Digital 2026 Siap Dukung Perempuan Tingkatkan Keahlian Teknologi Baru

melalui Sisternet resmi meluncurkan DigiHer, sebuah inovatif yang terintegrasi langsung dengan program () milik Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) Republik Indonesia. Inisiatif ini hadir sebagai jawaban atas kebutuhan mendesak akan yang lebih inklusif bagi perempuan di tanah air.

Langkah strategis ini menandai komitmen serius dalam memperluas aksesibilitas pembelajaran teknologi bagi kaum perempuan. Kehadiran DigiHer diharapkan mampu menjadi jembatan bagi setiap individu untuk meningkatkan literasi digital serta kesiapan dalam menghadapi dinamika ekonomi digital yang kian menantang pada tahun 2026.

Mengakselerasi Digitalisasi Perempuan Indonesia

Peluncuran DigiHer menjadi bagian dari visi besar gerakan #1JutaSisterDigital yang kini bertransformasi dengan target ambisius. Hingga akhir tahun 2026, program ini mematok target untuk mendigitalisasi setidaknya 2,4 juta perempuan Indonesia melalui berbagai pelatihan intensif dan pendampingan.

XLSMART memandang transformasi digital bukan sekadar penyediaan konektivitas fisik atau jaringan internet semata. Fokus utamanya adalah memastikan setiap perempuan memiliki kapasitas serta kompetensi digital yang mumpuni agar mampu beradaptasi dan berkembang di era teknologi modern.

Berikut adalah beberapa aspek utama yang menjadi fokus pengembangan dalam ekosistem DigiHer:

  1. Peningkatan literasi digital dasar hingga tingkat lanjut.
  2. Pelatihan keterampilan teknis untuk kebutuhan industri masa depan.
  3. Pendampingan bagi pelaku usaha perempuan dalam mengadopsi teknologi digital.
  4. Penguatan soft skills untuk menunjang karier profesional maupun kewirausahaan.

Menjawab Tantangan Kesenjangan Literasi Digital

Meskipun peluang di ruang digital terbuka sangat lebar, fakta di lapangan menunjukkan adanya hambatan yang belum sepenuhnya teratasi. Data dari Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia () mencatat adanya disparitas penetrasi internet antara laki-laki dan perempuan yang masih cukup signifikan.

Kesenjangan ini tidak hanya soal akses fisik terhadap perangkat atau jaringan, tetapi juga mencakup akses terhadap pelatihan berkualitas. Tanpa intervensi yang tepat, potensi besar perempuan Indonesia sebagai kreator, inovator, maupun entrepreneur berisiko terhambat oleh minimnya dukungan kompetensi.

Tabel di bawah ini merangkum perbandingan data penetrasi internet serta target pemberdayaan digital yang menjadi acuan program di tahun 2026:

Indikator Data Laki-laki Data Perempuan
Penetrasi Internet 82,7% 78,6%
Kesenjangan Akses Rendah Sedang
Target Digitalisasi 2026 2,4 Juta Orang
Fokus Pelatihan Teknis Industri Literasi & Kewirausahaan

Catatan: Data penetrasi internet bersifat dinamis dan dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan survei terbaru dari penyedia data terkait.

Keunggulan dan Fitur Utama DigiHer

Setelah memahami urgensi di balik peluncuran ini, penting untuk mengetahui apa saja yang ditawarkan oleh DigiHer bagi penggunanya. ini dirancang agar mudah digunakan oleh berbagai kalangan, mulai dari pelajar, ibu rumah tangga, hingga pelaku UMKM yang ingin naik kelas.

Melalui integrasi dengan ekosistem Sisternet, pengguna mendapatkan kemudahan dalam mengakses materi belajar yang relevan dengan kebutuhan pasar saat ini. Berikut adalah langkah-langkah praktis untuk memulai perjalanan pengembangan diri melalui fitur DigiHer:

  1. Unduh dan instal aplikasi Sisternet versi terbaru melalui toko aplikasi resmi.
  2. Buat akun baru atau masuk menggunakan kredensial yang sudah terdaftar.
  3. Cari menu atau ikon DigiHer pada halaman utama aplikasi.
  4. Pilih program pelatihan atau webinar yang sesuai dengan minat dan kebutuhan.
  5. Ikuti sesi pembelajaran dan selesaikan modul untuk mendapatkan sertifikat digital.

Manfaat Strategis Bagi Talenta Digital

Keunggulan utama dari DigiHer terletak pada kurikulumnya yang dirancang khusus untuk menutup celah kompetensi di dunia kerja. Dengan dukungan penuh dari program , materi yang disajikan dipastikan mengikuti standar industri terkini.

Selain materi teknis, platform ini juga menekankan pentingnya membangun jejaring atau networking antar sesama perempuan. Interaksi dalam komunitas ini menjadi kunci bagi para peserta untuk berbagi pengalaman, tantangan, dan peluang kolaborasi bisnis yang lebih luas di masa depan.

Pemanfaatan teknologi seperti (AI) dan pemasaran digital menjadi fokus utama agar perempuan Indonesia tidak hanya menjadi konsumen, melainkan penggerak ekonomi digital. Harapannya, kesenjangan akses yang selama ini ada dapat terpangkas secara perlahan melalui kehadiran ekosistem yang suportif.

Disclaimer: Informasi mengenai program, fitur aplikasi, dan data statistik dalam artikel ini dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kebijakan dari pihak penyelenggara atau terkait. Pastikan untuk selalu mengecek pembaruan informasi melalui kanal resmi Sisternet atau situs web Kementerian Komunikasi dan Digital.

Bagikan:

Iklan